Blora Geger, Hasil Rapid Test Warga Cepu Positif


Blora - Kabupaten Blora digegerkan dengan adanya warga Kecamatan Cepu positif saat dilakukan rapid test pertama oleh pihak medis. Diduga korban terpapar COVID-19 saat dirinya merantau di Jakarta sebagai kuli bangunan sementara istri bekerja sebagai penjual warung.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan (GTPP) Covid-19 Blora Lilik Hernanto, menjelaskan, yang  bersangkutan sedang proses penjemputan untuk dibawa ke RSUD Cepu.

“Itu kan begini, dari Jakarta sakit dibawa pulang keluarga, tadi dirapid test positif, ini pihak rumah sakit sedang proses penjemputan ke RSU. Ini belum tentu positif ya, kita tunggu rappit ke dua, 7 sampai 10 hari, rencananya Senin baru akan dilakukan Swab,”  tuturnya, dikutip bloranews.com.

Pamong desa setempat memaparkan, sebelumnya pasien sudah rawat di Jakarta dan dijemput pulang ke Blora oleh keluarga. 

"Pasien datang dari Jakarta sudah dua malam, kondisi yang bersangkutan diketahui setelah sudah di rumah. Tadi, petugas dari puskesmas datang ke rumahnya untuk melalukan rapid test, dan hasilnya positif” jelas pamong desa tersebut.

Dari hasil tracking sementara, sebanyak 11 orang telah melakukan kontak dengan pihak yang bersangkutan. Pihak keluarga dan warga yang telah melakukan kontak diharapkan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. 

rub/red

أحدث أقدم
Post ADS 1