![]() |
| Sarjan saat membuat kandang untuk usaha penggemukan kambing di Pakis Kradenan, Kamis (18/6), Wahyu doc. |
Grobogan - Meski berbagai bantuan dicairkan di masa pandemi, Sarjan warga Pakis RT 1 RW 7 Kradenan Grobogan Jawa Tengah, malah memulai usaha peternakannya. Usaha yang akan digelutinya adalah penggemukan kambing jantan. Sebuah rumah belakang yang berukuran 9 x 10 meter miliknya akan digunakan sebagai kandang kambing.
Agar awet ia sengaja menggunakan kandang berbahan kayu yang disusun rapi, untuk ditempati 50 ekor kambing jantan, dengan diameter 60 x 150 sentimeter dengan ketinggian tatakan 35 sentimeter dari permukaan tanah. Sesuai rencana masa penggemukan kambing dapat diperbaharui dalam jangka 3 bulan. Sementara untuk makanan ternak, dengan cara fermentasi.
Ia mengaku, mendapat inspirasi usaha penggemukan dari sahabatnya warga Salatiga yang saat ini telah sukses menjalankan usaha penggemukan sebanyak 200 kambing, yang hanya dikelola dua orang. "Pakan bisa berasal dari berbagai jenis termasuk gedebok pisang, ganggang, jerami, daun-daunan kering, dan lainnya, yang sebelumnya difermentasi. Dengan formula tersebut kambing cepat gemuk," ujar pria yang aktif di organisasi GP Ansor tersebut.
Jika dihitung dari segi keuntungan, lanjutnya, dalam kurun waktu 3 bulan pemilik usaha bisa mendapat keuntungan Rp 300 hingga Rp 500 ribu per ekor dalam jangka 3 bulan. "Untuk masyarakat yang berminat silakan datang kerumah, akan saya bagi ilmunya," terang pria yang pernah menjabat bendahara PAC Kradenan 3 periode tersebut.
Ia berharap, masyarakat tetap memiliki kreatifitas meski di tengah pandemi seperti saat ini. "Modal utama dalam suatu usaha adalah niat, semangat, dan memiliki keyakinan. Saya yakin semua pasti mampu," pungkasnya.
rub/red
%20(725%20x%2090%20px)_20250607_121754_0000.png)

_20250605_234303_0000.png)
%20(725%20x%2090%20px)_20250605_233759_0000.png)