Grobogan - Kebakaran terjadi di Kecamatan Brati Grobogan, tepatnya di Dusun Permas RT 3 RW 2 Desa Kronggen Kecamatan Brati Grobogan. Sebuah rumah limasan berukuran 6 x 7 x11 milik Abdul Wahid (72) nyaris ludes dilalap si jago merah, Sabtu (29/8).
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut namun kerugian mencapai Rp 90 juta. Menurut keterangan Suparmin (57) tetangga korban, sedang dirinya berada dibelakang rumah korban ia melihat ada kobaran api yang membumbung tinggi atap rumah Abdul Wahid.
Saksi kemudian berteriak meminta tolong kepada warga sekitar dan para santri Pondok Al hidayah untuk memadamkan api. Warga yang mendengar teriakan mendatangi lokasi dan melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Sementara warga lainnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Brati
Sesaat kemudian 1 (satu) unit Pemadam kebakaran dari Grobogan tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman. petugas polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dari hasil pemeriksaan diduga api berasal dari korsleting listrik. Ditandai sudah 3 (Tiga) hari lalu MCB dirumah korban tidak berfungsi karena rusak.
Camat Brati Joko Supriyanto melalalui Kabag Protkompim Setda Grobogan Teguh Harjokoesomo membenarkan adanya insiden tersebut ia berpesan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menangani masalah listrik.
"Jangan sampai ada potensi yang menyebabkan konsleting listrik karena kurangnya kehati-hatian bisa berimbas fatal," terangnya.
iwn/re d