Warga Bersihkan Situs Budaya

Masyarakat membersihkan bambu yang telah dipotong sekitar lokasi cagar budaya
talang air Wirosari Grobogan, Sabtu (29/8)_foto rep doc
Grobogan - Selamatkan cagar budaya peninggalan Belanda, masyarakat yang tergabung dalam Relawan Hijau bersama Forkompimcam dan Kodim 0717 Purwodadi bersihkan aliran sungai jepang yang berada di sebelah utara Kelurahan Wirosari Grobogan.

Sungai Jepang merupakan sungai yang berada dibawah talang air peninggalan jaman Belanda.

Kegiatan pembersihkan semak dan perdu liar hingga membersihkan ratusan bambu di sekitar lokasi talang air tersebut merupakan upaya pemeliharaan situs cagar budaya.

Kegiatan berlangsung sejak Senin (23/8) berjalan hingga hari ini Sabtu (29/8). Adapun dana yang digunakan dalam pelaksaan pembersihan sekitar talang air atau yang dikenal masyarakat Kali buk tersebut berasal dari dana swadaya dan stimulant PUPR Grobogan.

Camat Wirosari Kurnia Saniadi mengatakan, munculnya inisiatif pembersihan kali buk berasal dari ide Komandan Korem 073/Makotarama Kolonel Inf Ari Yulianto yang merupakan putra daerah Wirosari. Inisiatif kemudian diutarakan kepada relawan hijau yang merupakan binaan langsung komandan korem.

“Setelah dirapatkan dengah berbagai pihak termasuk Forkopincam dan Kodim 0717 Purwodadi akhirnya pekerjaan bisa dilaksanakan Senin lalu,” ujarnya saat dijumpai di lokasi.

Meski tak tercover media langkah nyata relawan hijau dalam menjalankan misi dapat rasakan manfaatnya oleh masyarkat, diantaranya, pembuatan taman Wirosari Gumregah, penanaman ratusan cemara laut di Wisata  Bledug Kuwu serta penanaman pohon Tabebuya sepanjang jalan Jambangan Barat Wirosari. 

Relawan hijau berharap aksi mereka dapat merangsang inisiatif masyarakat untuk lebih mencintai alam.

rub/red

Lebih baru Lebih lama
Post ADS 1